Jumat, 15 Agustus 2008

SAN FRANSISCO - Google merilis sebuah software praktis yang mempermudah tampilan account Gmail. Software ini menghasilkan user interface yang cukup fungsional.
Dilansir melalui ZDnet, Kamis (17/7/2008), software praktis iGoogle Gmail ini memungkinkan penyatuan tampilan dari kedua produk milik Google, fitur email Goggle (Gmail) yang diletakkan tepat di bawah fitur iGoogle. Hal ini dipercaya mampu mempermudah pengguna untuk membaca, menghapus, memberi tanda spam, dan menulis sebuah email langsung dari homepage pengguna.
Tampilan baru ini tergolong cukup memudahkan kinerja pengguna Google. Pasalnya dengan penyatuan kedua fitur tersebut, pengguna dapat membaca email dan menggunakan mesin pencarian Google secara bersamaan. Selain mempermudah, software baru ini juga tergolong menghemat waktu.
Sebelumnya, untuk memasuki inbox account Gmail, pengguna harus meng-klik link Gmail. Sekarang, hal tersebut tidak perlu dilakukan lagi karena perangkat ini akan membuat seolah-olah pengguna mampu mengakses Gmail langsung dari halaman iGoogle.
Kebayang ga sih hari ini kita terbangun di gurun Sahara, makan siang di atas kepala Sphinx, trus kencan di Colosseum? Sorenya ga lupa surfing di Hawai dan malemnya bergelantungan di Big Ben? Ga mungkin yaaaa... Tapi mungkin kalo jadi David Rice (Hayden Christensen) di film Jumper. Seorang manusia yang bisa menteleport dirinya kemana aja. Jadi awalnya David Rice mau memberikan hadiah buat seorang cewek pujaannya di sekolah, Millie (Anna Shopia Robb & Rachel Bilson). Pas mo menyelamatkan hadiah yang dilempar ama temen sekolahnya ke sungai beku, David terjatuh dan akhirnya menemukan dirinya berada di perpustakaan di kotanya. Setelah menyadari kemampuannya, dia mulai memanfaatkannya untuk melakukan beberapa hal tanpa merasa harus bertanggung jawab. Termasuk merampok bank yang ternyata membuatnya teridentifikasi oleh Paladin, organisasi terkoordinir pemburu para Jumper. Ide film ini menarik, pemandangannya mantap (yang paling kusuka dari film ini), efeknya seru.. Tapi jalan ceritanya biasa-biasa aja, cenderung mudah ditebak. Dan kurasa lebih cocok untuk serial televisi. Akting Hayden kurang seru, bagusan akting si Griffin (Jamie Bell), seorang Jumper lain yang lebih berpengalaman. Ceritanya menurutku terlalu cepat, tau-tau ada Jumper, tau-tau ada Paladin. Mungkin kalo mo tau asal muasal Jumper, kita harus baca novel Jumper karya Steven Gould yang merupakan dasar dari film ini. Sebenernya ga salah juga sih, kalo kita nonton film yang ada drakulanya juga ga pernah dijelasin dari mana asal drakula. Cuma bedanya kita udah terbiasa dengan drakula. Ato mungkin pembuat cerita sekedar ingin menunjukkan.. kalo kita sebagai manusia punya kekuatan lebih, apakah kita akan menjadi superhero, penyelamat manusia lain atau memanfaatkannya untuk kepentingan sendiri? Tapi secara keseluruhan film ini menarik koq untuk ditonton. Ga usah mikir yang berat-berat, apalagi mikirin hal-hal yang ga mungkin.. pokoknya wus wus wus Tokyo.. wus wus wus New York.. wus wus wus Italia..
Nama:
Ir. Soekarno
Nama Panggilan:
Bung Karno
Nama Kecil:
Kusno.
Lahir:
Blitar, Jatim, 6 Juni 1901
Meninggal:
Jakarta, 21 Juni 1970
Makam:
Blitar, Jawa Timur
Gelar (Pahlawan):
Proklamator
Jabatan:
Presiden RI Pertama (1945-1966)
Isteri dan Anak:
Tiga isteri delapan anak
Isteri Fatmawati, anak: Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh
Isteri Hartini, anak: Taufan dan Bayu
Isteri Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto, anak: Kartika.
Ayah:
Raden Soekemi Sosrodihardjo
Ibu:
Ida Ayu Nyoman Rai
Pendidikan:
HIS di Surabaya (indekos di rumah Haji Oemar Said Tokroaminoto, politisi kawakan pendiri Syarikat Islam)
HBS (Hoogere Burger School) lulus tahun 1920
THS (Technische Hoogeschool atau sekolah Tekhnik Tinggi yang sekarang menjadi ITB) di Bandung lulus 25 Mei 1926
Ajaran:
Marhaenisme
Kegiatan Politik:
Mendirikan PNI (Partai Nasional Indonesia) pada 4 Juli 1927
Dipenjarakan di Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929
Bergabung memimpin Partindo (1931)
Dibuang ke Ende, Flores tahun 1933 dan Empat tahun kemudian dipindahkan ke Bengkulu.
Merumuskan Pancasila 1 Juni 1945
Bersama Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945



